Tips Menggunakan Layanan Internet Banking BRI yang Lebih Aman

Internet Banking (IB) BRI memang menawarkan begitu banyak manfaat yang akan memudahkan para nasabah. Selain itu, karena registrasi IB BRI yang mudah dan bisa dilakukan di kantor cabang yang tersebar di penjuru wilayah, pendaftaran layanan ini pun juga semakin terjangkau. Mungkin ini pulalah alasannya mengapa Anda mempertimbangkan untuk ikut menggunakan layanan ini.

 

Akan tetapi, dibalik segala kemudahan tersebut, terdapat risiko yang juga mengintai, terlebih jika Anda sebagai pengguna kurang waspada. Nah, dalam artikel kali ini akan dibahas beberapa risiko yang mungkin mengintai Anda saat menggunakan layanan internt banking dan beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kelemahan tersebut.

 

Kelemahan Penggunaan Layanan yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Registrasi BRI  

 

Perlu Anda ketahui bahwa sistem layanan keuangan perbankan sejatinya memiliki pengamanan yang jauh lebih baik dibanding layanan online lain. Tentu saja karena hal ini berhubungan dengan kepercayaan dan uang. Tak heran jika pada saat proses registrasi IB BRI, misalnya, selain membawa dokumen penting, Anda juga perlu melakukan beberapa kali verifikasi. Tujuannya, tentu untuk meningkatkan keamanan.

 

Walau begitu, pengamanan yang juga menghubungkan layanan dengan alamat email pribadi dan nomor handphone pribadi ini tetap saja tak luput dari incaran orang tak bertanggung jawab. Mereka sering berusaha memanfaatkan celah kewaspadaan nasabah. Lengahnya kewaspadaan ini pada umumnya terjadi saat pengguna lupa melakukan logout dari akun, sering login dari perangkat publik hingga pengguna yang memiliki mobilitas sangat tinggi.

 

Harus diakui bahwa kelemahan utama dari internet banking adalah incaran orang dengan kemampuan IT tinggi dan menyalahgunakan kemampuannya tersebut untuk hal yang tak bertanggungjawab. Orang yang biasanya disebut sebagai peretas alias hacker ini harus menjadi pihak yang harus diwaspadai oleh pihak nasabah dan bank itu sendiri.

 

Para peretas dengan kemampuannya di bidang teknologi, mampu mencari celah sehingga bisa menyusup ke sistem pengaman. Berbagai cara yang umumnya diterapkan pada peretas ini diantaranya adalah skimming, yaitu modus penipuan menggunakan penawaran yang dapat mengecoh nasabah. Setelah mendapat akses tersebut, mereka bisa saja menguras habis dana nasabah melalui berbagai cara.

 

Inilah pentingnya, Anda sebagai nasabah, harus selalu mematuhi prosedur penggunaan internet banking untuk menekan peluang masuknya pada peretas. Diantaranya dengan menerapkan pengaman dengan mToken, SMS kode OTP, verifikasi email, dan hanya login dari perangkat pribadi. Selain itu, jangan lupa untuk selalu logout setelah sesi transaksi selesai.

 

Tak hanya dari segi kebiasaan penggunaan, perangkat komputer maupun smartphone juga sebaiknya juga perlu menggunakan antivirus dan antimalware dari developer terkemuka untuk menghindari peretasan data. Hal ini juga dapat lebih mengamankan koneksi seandainya Anda harus mengakses internet banking dari jaringan publik seperti wifi gratis di tempat umum maupun kantor. Hindari akses internet banking dari perangkat publik seperti di warnet karena cenderung rawan penyadapan.

 

Begitu pula untuk pengguna dengan mobilitas tinggi atau yang sering berpindah-pindah tempat. Internet banking memang akan memudahkan nasabah, selama mereka selalu terhubung ke internet. Lantas bagaimana jika suatu ketika mereka berada di lokasi yang kualitas sinyal internetnya kurang? Tentu saja transaksi bisa terganggu. Meskipun tidak membutuhkan bandwith yang besar, internet banking memerlukan koneksi yang stabil agar transaksi berjalan lancar baik dari browser maupun dari mobile apps.

 

Jangan Ragu Registrasi IB BRI, Ada Tips yang Bisa Anda Terapkan

 

Jika Anda menyimak pembahasan tentang kelemahan dari internet banking di atas, kemudian membandingkan dengan manfaat yang ditawarkan, semakin yakin untuk melakukan registrasi. Tentu karena lebih banyak manfaat yang dijanjikan sementara kelemahan tersebut masih bisa diantisipasi. Namun bagi Anda yang masih ragu, ada beberapa tips yang bisa dicoba untuk mengoptimalkan layanan internet banking ini.

 

Ada beberapa hal yang bisa anda lakukan sebagai wujud kewaspadaan untuk menjaga keamanan saat bertransaksi melalui internet banking. Beberapa hal tersebut diantaranya:

 

  1. Perhatikan situs resmi bank

 

Saat Anda mengakses layanan internet banking dari browser laptop maupun smartphone, selalu pastikan bahwa yang Anda kunjungi adalah situs resmi milik bank Anda. Jangan sampai Anda terkecoh oleh tampilan situs palsu yang mengatasnamakan bank Anda. Anda bisa memastikannya dari address bar browser.

 

  1. Tidak memberitahukan username dan PIN

 

Jangan sekalipun memberitahukan username dan PIN (Password) internet banking kepada siapapun. Bahkan petugas bank pun akan selalu menghormati privasi Anda. Tak ada salahnya pula Anda selalu mengganti PIN tersebut secara berkala menggunakan kombinasi huruf dan angka yang tidak mudah ditebak.

 

  1. Hapus histori

 

Setelah logout dari akun internet banking, jangan lupa pula untuk selalu menghapus history pada aplikasi browser komputer maupun smartphone yang Anda gunakan tersebut. Tak hanya dari perangkat publik yang mungkin Anda gunakan saja, tapi juga dari perangkat pribadi Anda untuk berjaga-jaga.

 

  1. Gunakan untuk keperluan saja

 

Selain itu, jangan pernah meminjamkan atau memberitahukan PIN mToken Anda kepada orang lain, siapapun itu. Jelas, tujuannya adalah untuk menghindari penyalahgunaan. Penggunaan dari PIN mToken sebaiknya hanya ketika Anda melakukan transaksi saja (transfer, pembayaran maupun pembelian).

 

  1. Hindari login ke perangkat orang lain

 

Anda juga sebaiknya memastikan bahwa perangkat komputer maupun smartphone yang digunakan untuk mengakses internet banking tidak terinfeksi oleh virus, worm, spyware, malware hingga bot apapun. Anda bisa mengandalkan perangkat lunak dari penyedia terpercaya atau gunakan layanan premium (berbayar) jika perlu.

 

  1. Secepat melapor ke bank, bila ada tidak wajaran

 

Segeralah melapor ke pihak bank saat Anda mengetahui adanya hal yang tidak wajar atas akun internet banking Anda, apapun itu.

 

Bertransaksi menggunakan internet banking memang tak jauh berbeda dari kemudahan lain yang dihadirkan berkat dukungan teknologi. Akan selalu ada segi positif yang dibayangi oleh kekurangan. Sebagai pengguna, sewajarnya Anda mencari cara bagaimana untuk mengatasi kekurangan tersebut agar dapat menikmati manfaat layanan dengan tetap menekan risiko yang muncul dari kelemahannya.

Ingat bahwa Anda juga akan selalu didukung oleh pihak bank, dimana mereka sendiri juga selalu memberikan jaminan keamanan terbaik untuk melindungi dana Anda. Anda juga selalu bisa berkonsultasi dan berkomunikasi degan pihak CS bank seandainya ada kendala ataupun keluhan. Dengan begitu, Anda bisa menikmati layanan dengan lebih nyaman dan tenang. Tentunya, kini Anda suda semakin yakin bukan untuk segera mendaftar layanan internet banking BRI, tunggu apa lagi?