Tidak hanya orang dewasa, anak bayi juga rentan terkena sariawan. Kondisi ini memang jarang terjadi, namun sariawan bisa berdampak pada bayi yang tidak nafsu makan atau rewel dalam waktu yang lama. Kamu harus tahu cara paling tepat untuk mengatasinya.

Penyebab Sariawan Pada Bayi

Sariawan pada bayi sudah pasti membuat para orang tua khawatir dan cemas karena buah hatinya yang merasa tidak nyaman seharian. Berikut beberapa penyebab dari sariawan pada bayi yang bisa kamu temui:

  • Sebuah reaksi peradangan akibat bahan makanan tertentu
  • Bayi mengalami trauma pada area rongga mulut
  • Terjadi infeksi oleh virus, jamur, atau bakteri
  • Teknik membersihkan rongga mulut bayi masih belum tepat

Tips Mengatasi Sariawan Pada Bayi yang Masih Menyusui

1.     Tetap berikan ASI yang mencukupi

Meskipun sariawan terasa perih di area mulut si kecil, kamu harus tetap memberikannya ASI dalam jumlah yang mencukupi seperti biasanya.

Hal ini bertujuan supaya bayi tetap mendapatkan asupan nutrisi yang maksimal dan menunjang masa pertumbuhannya. Tidak ada salahnya untuk memberikan ASI supaya bayi merasa lebih nyaman dan kenyang.

Namun, ketika bayi menyusui sudah dikenalkan dengan makanan pendamping, tetap berikan jumlah cairan yang cukup dan jus buah asli yang mengandung vitamin C.

2.     Gunakan kompres es batu

Es batu disini berfungsi untuk mengurangi rasa sakit atau perih yang ditimbulkan akibat sariawan. Kamu bisa menggunakan sebongkah es batu berukuran kecil yang dibungkus kain bersih dan halus.

Balutan es batu dikompreskan pada area yang membutuhkan. Perlu diingat untuk tidak menekannya terlalu keras pada mulut bayi.

Tips ini bisa memengaruhi kondisi mati rasa supaya bayi bisa minum ASI lebih nyaman, tanpa merasakan perih karena mulut yang terkena sariawan.

3.     Menjemur bayi dengan benar

Penurunan imunitas atau daya tahan tubuh bisa menjadi salah satu penyebab sariawan. Kamu bisa menjemur bayi di bawah sinar matahari pagi untuk meningkatkan pertahanan tubuhnya.

Ketika imunitas semakin terbentuk dengan baik, sariawan bisa mereda secara alami. Kamu tidak perlu bingung atau cemas lagi menghadapi situasi ini.

Selain itu, perlu diingat kalau menjemur bayi tidak boleh dilakukan terlalu lama. Paling tidak, sediakan 15 sampai 30 menit di pagi hari untuk membantunya terpapar sinar matahari baik.

4.     Manfaatkan pemberian air kelapa

Air kelapa sering dikenal sebagai bahan alami yang memiliki keuntungan bagi kesehatan. Selain memberikan manfaatnya bagi organ dalam tubuh, kondisi sariawan juga mampu diatasi secara efektif.

Pemberian air kelapa untuk sariawan bayi bisa kamu lakukan ketika usia si kecil sudah mencapai 6 bulan, namun masih mendapatkan jatah ASI.

Berikan beberapa sendok air kelapa secukupnya secara lembut dan perlahan. Minumkan secara rutin sampai sariawannya hilang. Rutinitas ini juga berdampak baik pada kondisi rongga mulut bayi.

5.     Gunakan obat sariawan

Tentu kamu tidak akan menggunakan sembarang obat sariawan. Sediakan obat sariawan bayi apabila kondisi tersebut tidak kunjung mereda. Namun, perlu diingat kalau kamu harus memperhatikan bahwa obat tersebut benar-benar aman diberikan kepada bayi.

Paling tidak, obat sariawan tersebut mengandung bahan-bahan alami yang ramah bagi konsumsi bayi. Penggunaan secara rutin dapat mempercepat penyembuhan sariawan supaya bayi bisa kembali ceria dan minum ASI dengan lahap.

Ada beberapa alternatif yang bisa kamu lakukan ketika si kecil mengalami sariawan. Penggunaan obat sariawan juga baik, namun perhatikan juga komposisi yang paling aman untuk bayi. Sekarang, kamu bisa menggunakan Aloclair sebagai obat sariawan yang nyaman bayi buah hati.

By sijuara