PADI UMKM SIAP MEMBANTU UMKM, INILAH BEBERAPA PIHAK YANG MENDUKUNGNYA

Berdiri sejak Agustus 2020, platform digital Pasar Digital UMKM memiliki beberapa pihak yang mendukung ekosistem Platform digital ini yang terdiri dari Pementerian BUMN dimana sebagai inisiator ekosistem platform digital tersebut dalam membangun tulang punggung perekonomian Indonesia. Lalu, Perusahaan BUMN sebagai pasar (buyer) produk lokal UMKM (sesuai aturan procurement), dan merekomendasikan UMKM binaan untuk bergabung dalam PaDi UMKM. Pihak selanjutnya yang mendukung ekosistem Platform Digital ini ialah BUMN financing sebagai fund owner yang menyediakan modal usaha dan produksi bagi UMKM. Pihak selanjutnya, yaitu Telkom Group sebagai penyedia platform digital dan orkestrasi ekosistem.

Pasar Digital (PaDi) UMKM adalah platform yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN sinergi bersama BUMN untuk memonitor kontribusi BUMN terhadap UMKM di seluruh Indonesia. Fitur PaDi UMKM meliputi Control Tower Dashboard yang menjadi pusat data dan informasi real time UMKM Indonesia, PaDi UMKM B2B yaitu Pasar Digital bagi BUMN untuk berbelanja langsung ke UMKM dengan konsep B2B, PaDi UMKM B2C yang membantu UMKM untuk mengakses pasar B2C lewat berbagai marketplace secara terpusat, dan PaDi UMKM Financing yang membantu pengembangan UMKM melalui fasilitas pembiayaan.

Latar Belakang PaDi UMKM yang dikutip dari Website mereka yaitu, Jumlah UMKM di Indonesia setiap tahun semakin bertambah, menurut data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, jumlah UMKM mencapai angka 64 juta dan didominasi oleh usaha berskala mikro. (sumber: http://www.depkop.go.id/data-umkm).

Sayangnya hingga awal tahun 2020, produk lokal dari UMKM yang dipasarkan di e-commerce masih kurang dari 10%. Meski saat ini e-commerce menyumbang kurang dari 1% pertumbuhan ekonomi Indonesia, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan memperkirakan kontribusi e-commerce bisa mencapai dua kali lipat terhadap PDP dalam lima tahun ke depan.

Pemerintah juga masih belum memiliki bank data yang valid untuk memetakan UMKM Indonesia sebagai upaya untuk meningkatkan ketepatan data pemberian subsidi pada UMKM. Padahal UMKM masih menjadi penopang perekonomian yang membuka 96,87% lapangan kerja di Indonesia. Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, juga menyatakan bahwa UMKM menjadi tulang punggung dan andalan dalam menggerakkan ekonomi domestik pada masa pandemi Covid-19.

Tingginya potensi UMKM dalam menjadi roda utama penggerak ekonomi bangsa di berbagai situasi ekonomi, membuat Kementerian BUMN dan seluruh BUMN bersinergi untuk membangun platform yang dapat menggerakkan ekosistem UMKM secara digital dan sistematis dalam skala nasional berkelanjutan. Untuk itulah PaDi UMKM hadir. PaDi UMKM dan fitur-fitur di dalamnya, didesain untuk meningkatkan kompetensi dan mengembangkan UMKM secara sistematis di era digital, pada skala nasional maupun global.

Pengadaan barang dan jasa BUMN yang tersedia dalam platform digital ini akan dikemas secara lengkap dan transaparan. Beberapa Fitur PaDi UMKM seperti Control Tower Dashboard yang dimana menyajikan informasi terkait UMKM dan pembelanjaan BUMN terhadap UMKM yang dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah dan Kementerian BUMN sebagai dasar analisa untuk penentu kebijakan.