Menilik Negara-Negara Maju Pengembang Vaksin Corona

Pandemi Corona masih berlangsung hingga sekarang. Sejak ditemukannya kasus pertama di Wuhan China November 2019 lalu, hingga saat ini telah terjadi kasus positif jutaan manusia di dunia. Hal ini membuat beberapa perusahaan biofarmasi dan bioteknologi terkemuka di dunia berlomba-lomba menciptakan vaksin Corona. Hingga saat ini telah ada beberapa negara maju yang mulai melakukan uji coba vaksin pada manusia.

Proses dalam pembuatan vaksin tidaklah mudah. Apalagi resiko yang dialami dari uji coba vaksin tersebut. Ini semua dilakukan demi kesehatan masyarakat dunia. Tujuannya supaya pandemi virus Corona segera berakhir. Berikut ini beberapa negara yang telah menciptakan vaksin virus corona.

1.Amerika Serikat

Perusahaan bioteknologi asal Amerika Serikat, Moderna telah berhasil mengembangkan vaksin virus Corona. Perusahaan tersebut bekerja sama dengan National Institutes of Health. Vaksin yang dikembangkan oleh negara adidaya Amerika Serikat ini diberi nama mRNA-1273. Harga setiap dosis vaksinnya dibanderol Rp 350.000 hingga Rp 500.000.

Berdasarkan hasil uji eksperimen yang dilakukan, tingkat efektivitas vaksinnya hampir mencapai angka sempurna, yaitu sebesar 94,5 persen. Vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan Moderna asal Amerika Serikat tersebut dilakukan dengan menyuntikkan potongan materi genetik virus m-RNA pada sel manusia. Protein virus tersebut diciptakan yang sangat mirip dengan virus corona. Fungsi dari protein tersebut untuk melatih sistem kekebalan tubuh manusia dan mengenali keberadaan virus.

Vaksin Moderna ini nantinya akan diberikan dalam dua dosis dalam kurun waktu satu bulan. Hasil uji klinis tahap III menunjukkan hasil yang bagus dan subjek dalam keadaan sehat. Serta subjek menghasilkan antibodi yang baik, termasuk lansia sekalipun.

2.China

Ada dua perusahaan China yang telah membuat vaksin Corona. Hal mana kini vaksin tersebut sudah diuji coba ke manusia dan mendapatkan hasil yang terbilang bagus. Dan vaksin Sinovac kini telah mendarat di Indonesia yang akan disuntikkan ke masyarakat. Sebelum disuntikkan ke masyarakat, akan diuji klinis terlebih dahulu oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

3.Negara Inggris

Inggris sebagai salah satu negara maju turut pula mengembangkan produk vaksin corona. Vaksin yang dikembangkan melalui tim di Universitas Oxford dalam kurun waktu tiga bulan. Sebelum disebarkan, vaksin terlebih dahulu dilakukan ujicoba dengan sampel 800 orang untuk melihat keamanan dan efektivitas. Pemimpin penelitian praklinis Inggris optimis bahwa uji coba vaksin corona yang telah dikembangkan akan berhasil.

Bahkan Inggris kini menjadi negara pertama di dunia yang menggelar vaksin COVID-19 secara massal. Vaksin buatan Pfizer ini telah diperiksa oleh Medicines and Healthcare products Regulatory Agency (MHRA).

4.Negara Rusia

Negara besar seperti Rusia juga turut mengembangkan vaksin virus COVID-19 ini. pengembangan vaksin ini diinisiasi oleh Pusat Penelitian Negara Bioteknologi Vector dan Virologi Rusia. Rusia menggunakan vaksin dengan jenis adenovirus yang telah disesuaikan kebutuhannya, adenovirus ini merupakan virus yang seringkali menyebabkan flu biasa. Tujuan dari penggunaannya supaya memicu respons kekebalan tubuh.

Beberapa negara di atas menjadi negara pengembang vaksin COVID-19. Pemerintah RI telah membeli vaksin dari perusahaan biofarma China. Kini vaksin tersebut sudah masuk Badan POM untuk diuji klinis. Selanjutnya bila terbukti aman, akan disuntikkan secara massal kepada masyarakat.

Kita menunggu pemerintah untuk vaksin massal, sembari tetap menerapkan protokol kesehatan. Mencegah dengan sebaik mungkin penyebaran virus corona. Bagi anda yang merasa memerlukan saran kesehatan bisa mengunjungi Halodoc.com. Di platform kesehatan tersebut banyak para ahli kesehatan yang bisa membantu anda dalam mengatasi problem kesehatan anda.