Ditemukan Tewas Di Gubuk Sayur, Ternyata Maya Sempat Diperkosa

VIRAL – Baru-baru ini, sekujur tubuh wanita ditemukan tewas di Gubuk peladangan sayur. Usut punya usut, perempuan bernama Maya ini ternyata sempat diperkosa sebelum dibunuh oleh para pelaku.

Awalnya, Maya yang waktu ini bekerja di peladangan sayur, hendak berhenti dan pulang ke kampung halamannya. Namun, three rekannya tak setuju hingga berujung dengan penganiayaan.

Baca juga :Tak Punya Biaya Berobat, Mahasiswi UIN Ini 7 Bulan Terbaring Sakit di Rumah

Parahnya lagi, setelah mayat Maya ditemukan tewas di Gubuk Sayur tersebut, baru terungkap bahwa pelakunya adalah rekan kerjanya sendiri.

Makin miris, setelah di interogasi oleh polisi, salah satu pelaku mengaku sempat memperkosanya, sebelum Maya dibunuh.

Seperti diketahui, teka teki tewasnya Kurnia Maya Sari (33), yang ditemukan tewas di satu gubuk di Perladangan Sayur di Desa Sait Nihuta Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbahas Hasundutan Sumatera Utara, akhirnya terkuak.

Tak disangka, Maya ternyata dibunuh tiga rekan kerjanya, yang bekerja di ladang tersebut, Senin (28/9/2020).

Ketiganya adalah dua laki-laki berinisial B (30) dan D (25), serta satu perempuan berinisial Y (32), yang telah ditangkap di Jalan S.M Raja Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan.

Paur Humas Polres Humbahas, Bripka Syawal Lolo Bako mengurai pembunuhan Maya, berawal saat Sabtu (26/9/2020). Dimana korban mengaku kepada tiga rekanya ingin keluar, karena sudah tak sanggup lagi bekerja di ladang sayuran milik saksi BS. Maya ingin segera pulang ke Medan.

Selama bekerja, keempatnya tinggal di gubuk yang sama. Saat mendengar curhatan Maya, ketiga tersangka tak terima dan terjadi cekcok, hingga berujung kekerasan.

Tersangka Melakban Mulut Korban
Tersangka B dan DS melakban mulut korban, dan menyekapnya di gubuk. Sehari disekap, pada Minggu (27/9/2020) malam sekira pukul 19.00 WIB, ketiga pelaku membunuh korban.

Atas perbuatanya ke tiga tersangka dikenakan Pasal 340 Subs 338 lebih, Subs 351 ayat (3) dan 285 dari KUH Pidana.

“Ancaman hukuman penjara seumur hidup atau penjara selama 20 tahun,” pungkasnya.

Sebelumnya, korban ditemukan sekira pukul 10.00 WIB, Senin (28/9/2020).

Sementara, saat itu ketiga rekan korban sudah tidak ada di lokasi. Mereka juga membawa sepeda motor, milik pemilik ladang sayur.

“Tersangka B menutup mulut korban dengan sekuat tangan kirinya, dan memukul dengan sebilah parang ke arah kepala korban satu kali. Lalu mengantukkan kepala korban ke lantai sebanyak dua kali,” jelas Syawal dikutip dari Pojoksatu.id.

Lihat juga video :Klik Disini

Sedangkan, YP mengikat tangan korban ke di posisi di belakang, setelah itu menutup mulut korban dengan kain.

“Tersangka DS memperkosa korban, kemudian memukul dengan menggunakan sebilah parang ke arah kepala. Serta wajah sebanyak dua kali,” jelasnya.