Dana Pinjaman Cepat: Ketahui Kesalahan dalam Melakukan Pinjaman Kredit Tanpa Agunan Berikut Ini

Untuk melakukan pinjaman dana dari suatu bank atau lembaga keuangan tertentu, biasanya harus memiliki barang berharga tertentu sebagai jaminan. Namun jika Anda tidak memiliki barang berharga, seperti rumah, kendaraan, atau surat-surat berharga untuk jaminan, bisa meminjam dana dengan cara lain. Anda bisa mencoba mencari pinjaman kredit tanpa agunan (KTA). Sesuai dengan namanya, pinjaman jenis ini tidak mengharuskan adanya jaminan untuk pengajuan pinjamannya. Pinjaman KTA bisa menjadi salah satu cara untuk mendapatkan dana pinjaman cepat untuk memenuhi kebutuhan mendesak.

Meskipun pinjaman KTA tergolong menarik, namun tak jarang banyak orang yang lalai dalam proses pengajuannya. Hal ini mengakibatkan pengajuan pinjaman yang semula hampir disetujui, menjadi tertolak karena ada satu atau beberapa aspek yang tidak sesuai dengan kriteria KTA yang ditetapkan oleh bank atau lembaga keuangan yang bersangkutan. Sehingga dana pinjaman yang diharapkan cair menjadi tidak bisa terealisasi sesuai harapan. Untuk menghindari hal ini terjadi pada Anda, sebaiknya ketahui beberapa hal yang kerap menjadi kesalahan dalam mengajukan pinjaman KTA berikut ini:

  • Tidak memperhitungkan besarnya dana pinjaman dengan kondisi keuangan.

Salah satu kesalahan yang cukup sering dilakukan oleh peminjam adalah tidak memperhitungkan dengan baik antara plafon pinjaman dengan kondisi keuangan atau kemampuan bayar. Karena meminjam tanpa memperhatikan ini akan berujung pada kesulitan dalam membayar cicilan. Akibatnya resiko mengalami kredit macet juga rentan terjadi. Maka dari itu, sebelum mengajukan pinjaman KTA sebaiknya ketahui kondisi keuangan Anda dengan baik.

  • Dokumen persyaratan pengajuan kurang lengkap.

Pastikan Anda tidak mengabaikan ketentuan dalam pengajuan KTA meskipun tidak adanya asset yang dijadikan jaminan, terutama untuk persyaratan dokumen. Pastikan Anda melengkapi persyaratan dokumen yang menjadi ketentuan bank tersebut agar pengajuan pinjaman berjalan lancar. Karena dokumen persyaratan yang tidak lengkap juga bisa menjadi penyebab pengajuan pinjaman ditolak.

  • Tidak membandingkan produk KTA dari berbagai bank atau lembaga keuangan.

Produk pinjaman KTA banyak dimiliki oleh berbagai bank dan lembaga keuangan tertentu. Masing-masing bank tentu menawarkan produk dengan berbagai kelebihan dan kekurangan tersendiri. Untuk mendapatkan produk yang menguntungkan, jangan ragu untuk melakukan perbandingan produk dari bank yang berbeda. Seperti untuk bunga, plafon, dan tenor pinjaman.

  • Meminjam untuk prospek jangka pendek.

Meminjam dana menyebabkan Anda mau tidak mau memiliki kewajiban baru untuk membayar angsuran hingga pinjaman lunas. Sehingga ada baiknya, Anda meminjam untuk mencukupi kebutuhan yang memang penting. Jika prospek Anda meminjam adalah untuk jangka pendek, seperti membeli gadget, berbelanja baju, dll yang sekiranya untuk tuntutan gaya hidup mewah, maka sebaiknya urungkan saja untuk meminjam dana. Karena meminjam untuk kebutuhan yang tidak penting justru akan beresiko bagi kesehatan finansial Anda.

  • Meminjam dana secara impulsif.

Sebelum meminjam dana, sebaiknya ketahui berapa besar nominal yang diperlukan untuk mencukupi kebutuhan. Karena pertimbangannya, semakin besar jumlah pinjaman maka semakin besar juga jumlah cicilan yang harus dibayar. Hal ini penting diperhatikan agar terhindar dari kemungkinan melakukan pinjaman dana secara impulsif atau berlebihan. Yang mana bisa menyebabkan tidak sanggup membayar angsuran setiap bulannya.

  • Melakukan pemalsuan data agar pengajuan pinjaman disetujui.

Kesalahan yang satu ini sebaiknya Anda hindari ketika akan mengajukan KTA. Selain bisa menyebabkan pengajuan pinjaman ditolak, yang berbahaya lagi bisa menyebabkan Anda berurusan dengan pihak hukum.

Itu tadi beberapa kesalahan yang sering terjadi ketika mengajukan pinjaman KTA. Jika Anda ingin mendapatkan dana pinjaman cepat, sebaiknya hindari hal tersebut karena imbasnya bisa merugikan Anda sendiri.